Polres Nganjuk memberikan bantuan trauma healing bagi korban tanah longsor termasuk anak-anak di posko pengungsian gedung SDN Ngetos III, Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, demikian dikabarkan Minggu (21/2/2021). Foto : Humas Polri
Personil Polres Nganjuk mendatangi keluarga korban dan mendengarkan keluh kesah mereka dan melakukan maping korban tanah longsor.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, “Saat ini anggota Polri khususnya Polres Nganjuk membantu masyarakat korban tanah longsor untuk memberikan trauma healing, hal ini untuk mengembalikan trauma bagi warga disana.”
“Anggota juga melakukan maping korban tanah longsor yang saat ini total masyarakat yang ada di posko pengungsian total ada 139 orang,” lanjutnya.
Petugas juga melakukan rapid test kepada para pengungsi, antisipasi penyebaran Covid-19, hasilnya 17 orang reaktif dan dilanjutkan untuk proses selanjutnya dengan swab test.
Hasilnya satu orang ditemukan positif sementara lima orang hasilnya belum keluar, pengungsi yang reaktif ditempatkan di gedung terpisah dengan warga yang negatif.
“Untuk mereka yang positif saat ini sudah dirawat di Rumah Sakit, sedangkan mereka yang reaktif tidak dicampur dengan yang lain,” urai Kombes Pol Gatot.
Secara umum para pengungsi di tempat pengungsian dalam kondisi sehat, kebutuhan makanan bagi pengungsi tersedia di dapur umum yang sudah didirikan. (Humas Polri) (Polres Kediri Kota) (A Rudy Hertanto)
